Milad ke-33, Adzkia Resmikan Convention Center nan Megah

Padang, adzkiasumbar.or.id-Yayasan Pendidikan Adzkia Sumatera Barat merayakan ulang tahun ke-33. Milad ke-33 yang dilaksanakan secara virtual ini ditandai dengan peresemian Adzkia Convention Center nan megah.

Puncak milad lembaga pendidikan yang dirintis oleh mantan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ini digelar Senin (22/3) bertempat di Adzkia Convention Center. Acara milad ini menandai peresmian gedung aula nan megah yang berada dalam komplek Perguruan Islam Adzkia di Taratak Paneh, Kuranji Padang.

Sebelum acara puncak, Adzkia menggelar bermacam kegiatan sebagai rangkaian milad ke-2 di masa pandemi covid-19 ini. Kegiatan-kegiatan pendukung dalam milad kali ini di antaranya adalah wakaf 2.133 sajadah yang ditujukan untuk ibu-ibu majlis taklim dan kelompok sosial lainnya. Kemudian ada dua jenis lomba yang diangkatkan pada milad kali ini, yaitu lomba ranking 1 dan lomba Video Mars Adzkia Collabs yang didikuti oleh seluruh guru, dosen, siswa, orang tua dan alumni Adzkia.

Puncak acara milad sendiri ditandai dengan pemberian penghargaan kepada guru dan pegawai, yaitu penghargaan 1 dan 2 dasawarsa, penyerahann tunjangan prestasi untuk guru dan pegawai dan penghargaan untuk PTK yang sudah mengomprekan hafalan Al-Quran-nya. Adzkia juga memberikan anugerah untuk siswa-siswa yang berprestasi dan mengharumkan nama Adzkia di tingkat nasional. Acara puncak ditutup tabligh akbar yang disampaikan oleh Ust. H. M. Ridho Nur, LC,MA.

Pembina Yayasan Adzkia, Syukri Arief dalam sambutannya mengucap syukur karena perayaan milad ke-33 Adzkia tetap bisa dilakukan kendati masih dalam suasana pandemi covid-19.

“Kita tahu bahwa ini adalah milad ke-2 lembaga ini di saat bumi kita dilanda pandemi. Namun kita semua bertekad pandemi tidak menghalangi kita untuk tetap berkreativitas, berinovasi, bekerja dengan ihsan dan itqon untuk mempersembahkan prestasi-prestasi terbaik untuk Lembaga ini, untuk negara dan bangsa kita, terutama untuk kita persembahkan di hadapan Allah SWT dengan berkontribusi di dalam dakwah pendidikan untuk mendidik calon pemimpin masa depan bangsa dan negara kita,” ujar Syukri.

Syukri menambahkan, sesuai dengan namanya, Adzkia adalah cerdas atau dalam bahasa lain adalah obor. Karena itu, Syukri berharapAdzkia terus menjadi cahaya, penerang dalam kehidupan.

Milad ke-33 kali ini mengangkatkan tema, ‘Pandemi bukan Hambatan untuk tetap Berprestasi dalam Ridho Allah’. Ketua Panitia, Ronika Putra mengucapkan terima kasih kepada semua pimpinan, relasi, semua stake holder, Sponshor dan semua guru,dosen dserta karyawan yang sudah berpartisipasi dan berkontribusi untuk mengangkatkan perayaan milad tahun ini.

“Terima kasih untuk semua panitia, sudah mempersiapkan dengan optimal agar Milad tahun ini bisa dilaksanakan dengan baik. Kita yakin keikhlasan, kesabaran dan kerja keras semua teman-teman panitia akan Allah balas,” ujar Ronika.

Acara milad ke-33 Adzkai dilaksanakan dalam dua bentuk. Kegiatan offline dilakukan secara terbatas melibatkan pengisi acara dan penerima penghargaan. Kegiatan offline dilaksanakan di Adzkia Convention Center dengan memberlakukan protokol kesehatan. Selain itu dilakukan secara online.

Puncak acara milad sendiri diikui oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabag. Bintal Sekretariat Provinsi Sumbar, Elsandra Ekaputra, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar diwakili oleh Kabid SMK, Joko Purnomo dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang diwakili oleh Koordinator Wilayah, Mursyid.

Gubernur Sumbar melalui Elsandra Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Adzkia Sumatera Barat yang telah melahirkan lulusan terbaik dan berkualitas serta berprestasi tingkat nasional.