
Yayasan Al-Maghribi Aceh Barat Kunjungi Yayasan Adzkia Sumatera Barat: Pererat Silaturahmi dan Tukar Pengalaman
Padang, 8 Agustus 2025 — Yayasan Adzkia Sumatera Barat menerima kunjungan kehormatan dari rombongan Yayasan Al-Maghribi Aceh Barat pada hari Jumat, 8 Agustus 2025. Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat silaturahmi antarlembaga sekaligus ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Rombongan Yayasan Al-Maghribi yang hadir terdiri dari unsur pimpinan yayasan, yakni Pembina, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Mereka disambut hangat oleh jajaran pengurus Yayasan Adzkia Sumatera Barat yang terdiri dari Ketua Yayasan Drs. H. Muhardanus, M.H., Dt. Sampono Kayo, Sekretaris Yayasan, Direktur Pendidikan, Direktur PSDM, Litbang dan Sosial, serta Koordinator Satuan (Korsan) Humas dan Kemitraan.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Adzkia Sumatera Barat, Drs. H. Muhardanus, M.H., Dt. Sampono Kayo mengungkapkan rasa bahagianya atas kunjungan dari Yayasan Al-Maghribi. “Kami sangat senang dan bahagia atas kehadiran tamu dari Yayasan Al-Maghribi Aceh Barat. Semoga pertemuan ini mendatangkan banyak manfaat dan menjadi awal dari kerja sama yang baik ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Maghribi, Ust. Masrizal, S.Si., menyampaikan bahwa keinginan untuk berkunjung ke Adzkia sudah lama terpendam. “Nama Adzkia sudah lama berputar-putar di kepala kami. Kami sudah lama ingin belajar ke sini, dan Alhamdulillah hari ini Allah takdirkan kami dapat bersilaturahmi dan belajar langsung dari Adzkia,” ungkapnya dengan penuh antusias.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Diskusi berlangsung produktif, membahas berbagai aspek pengelolaan lembaga, termasuk tata kelola pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta strategi kemitraan.
Acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata sebagai bentuk penghargaan dan kenangan, dilanjutkan dengan tur lokasi ke berbagai unit dan fasilitas yang dikelola Yayasan Adzkia.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk sinergi yang lebih erat antara kedua yayasan dalam membangun pendidikan dan peradaban yang lebih baik di masa depan.